Setelah Anda Jadi Boss

Akhirnya setelah bekerja dengan dedikasi tinggi dan berkontribusi besar terhadap perusahaan, Anda dipercaya untuk memegang jabatan baru yang lebih tinggi. Singkatnya you are the boss now!

Setelah segala euphoria kenaikan jabatan berlalu, Anda kemudian dihadapkan dengan satu kenyataan. Anda tidak mahir memimpin dan mengelola anak buah. Sekian lama bekerja di bawah pimpinan orang lain membuat Anda tidak familiar dengan cara memimpin yang baik.

Anda mungkin karyawan terbaik, namun menjadi seorang pemimpin dan karyawan adalah 2 hal yang berbeda. Hal yang dihadapi seorang pengambil keputusan berbeda dengan hal yang dihadapi seorang karyawan.

Anda bisa konsultasi dengan kolega atau mencari mentor yang bisa memberi bimbingan bagaimana cara memimpin, namun ingat bahwa Anda juga terbentur dengan time frame untuk segera bekerja. Hampir tidak ada waktu untuk melakukan hal tersebut.

Akan lebih cepat jika Anda melakukan hal di bawah ini untuk mulai memimpin.

1. Kenali Pasukan Anda.

Hal pertama yang Anda perlu lakukan adalah dengan mengenali situasi. Kenali siapa tim Anda, budaya kerja mereka dan target yang dicapai. Lalu atur pertemuan dengan mereka dan sampaikan informasi singkat tentang Anda. Biasanya bawahan ingin tahu yang apa yang akan terjadi pada mereka ketika mereka punya atasan baru. Sampaikan pula rencana dan harapan Anda terhadap tim.

2.  Kenali Pribadi Lepas Pribadi.

Atur pertemuan dengan masing-masing anggota tim Anda dan tanyakan hal-hal yang bisa membantu Anda mengerti harapan dan keinginan mereka. Contohnya: “Menurut Anda apa yang harus diperbaiki dari sistem kerja selama ini dan mengapa? Apa kesulitan yang dihadapi selama ini? Apa yang Anda harapkan dari saya?”

3. Tuliskan Hasil Observasi dan Harapan Anda.

Ketika Anda hanya memimpin 10 anak buah, mungkin Anda tidak harus melakukan hal ini karena Anda ingat setiap anak buah Anda. Namun ketika Anda harus memimpin ratusan orang, catatan hasil observasi Anda akan membantu untuk memimpin mereka. Jangan lupa tuliskan target jangka pendek dan panjang. Dan update terus catatan ini dengan kinerja tim, pencapaian target, masalah dan tantangan yang dihadapi.

4. Buat Action Plan untuk mencapai Target.

Langkah selanjutnya adalah dengan menciptakan strategi kerja. Tentukan langkah apa yang harus Anda ambil untuk mencapai target, buat dan patuhi time schedule serta berkomitmen untuk mencapainya. Komentar dan kritik negatif tidak bisa dihindari. Kebanyakan akan datang dari orang-orang yang tidak percaya dengan kemampuan Anda. Fokus pada tanggung jawab yang baru dipegang dan biarkan komentar sumbang berlalu. Buktikan dengan hasil nyata bahwa Anda mampu memimpin.

Remember! Kepemimpinan berbicara tentang fungsi bukan posisi, so berfungsilah sebagai seorang pemimpin dan jangan jadi pemimpin yang NATO (no action talk only).

Chandra Ming ( CEO of Mingholdings)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *