Jangan Hanya Berpikir Kerja untuk Uang, tapi Passion

Bernas.id – Chandra Ming menyebut banyak orang bermimpi untuk sukses, tapi hanya sedikit yang bangun dari mimpinya dan mulai bekerja keras dalam mencapai mimpinya. Untuk mencapai kesuksesan, salah satu rintangan yang cukup unik dan nyata adalah persaingan.

“Uniknya, di Indonesia tidak semua orang bersedia bersaing dengan sehat, seringkali fitnahan menjadi senjata umum yang digunakan untuk menjatuhkan lawan. Selain itu, mengenai kekalahan, kebanyakan masih belum siap kalah. Lucunya bukan hanya tidak siap kalah, melainkan juga tidak siap menang. Ketika menang langsung tinggi hati dan tidak lagi membumi sehingga tidak siap menghadapi persaingan itu,” ungkapnya ke Bernas.

Dukungan dari keluarga dan rekan-rekan kerjanya berperan atas apa yang dicapainya saat ini karena telah diberikan kepercayaan kepadanya untuk terus mengembangkan bisnis HR Tech. Baginya, keluarga dan rekan kerja merupakan bagian dari setiap kesuksesan yang dicapainya selama ini. Dalam pencapaiannya, ia pernah berhasil membawa JobsDB menjadi website nomor satu di Indonesia.

“Saat ini, saya fokus menjadi CEO of Mingholdings  dan Karirpad yang bergerak dalam bidang HR Tech, menaungi Karirpad.com sebagai job portal, dan Arcigee Indonesia sebagai executive search firm,” imbuhnya.

Untuk pengalaman unik di pekerjaan, ia menyebut bahwa dirinya terlalu fokus dalam membangun usaha sehingga kadang lupa tentang sebuah pencapaian. ”Terlalu fokus dan menikmati membangun usaha, kadang saya lupa sudah setinggi apa pencapaian saya. Suatu kali saya duduk di cafe, di belakang saya ada suara percakapan yang sekilas saya mendengar, ‘Saya kenal dengan Pak Chandra CEO of Karirpad, nanti saya kenalin Anda dengan dia, dia bisa bantu permasalahan Anda dalam rekrutmen’. Ketika saya menoleh, saya sepertinya belum pernah mengenal orang tersebut dan dia pun melihat saya dan sepertinya tidak mengenal siapa saya. Hal ini menjadi pelajaran bagi saya di mana, enjoying our jobs sometime lebih penting dari apa yang hendak kita capai,” tuturnya.

Dikatakan alasan terus menekuni bidang pekerjaan sampai sekarang ini, ia merupakan pribadi yang menghargai setiap elemen yang ada dalam perusahaan, yaitu people, product, and process.

“Mudah bagi perusahaan untuk menciptakan produk baru, tapi jika tidak didukung dengan sosok pemimpin yang ikut turun tangan dalam mengembangkan sumber dayanya dan mengelola dari setiap proses aktivitas mereka demi perkembangan bisnis, maka perusahaan itu akan bangkrut. Saya memilih di bidang HR Tech karena saya ingin memadukan antara mendapatkan sumber daya manusia yang tepat dibantu dengan perkembangan teknologi untuk meningkatkan setiap bisnis mulai dari perusahaan kecil hingga multinasional, anyway, apa yang saya lakukan ini selama dapat membantu banyak orang mendapatkan pekerjaan impiannya merupakan kebahagian tersendiri buat saya,” bebernya.

Untuk permasalahan yang paling sering dihadapi dalam pekerjaan, ia menyebut sulitnya mendapatkan sumber daya yang mau menikmati proses dalam membangun perusahaan bersamanya.

“Tak pernah henti bagi saya untuk memotivasi para karyawan untuk selalu bekerja dengan passion dan hati mereka. Saya juga terus meyakinkan mereka pasti mampu melewati ini semua karena visi saya terhadap perusahaan itu besar dan jika mereka juga turut mendukung saya dengan performance mereka yang bagus pasti kita akan cepat mencapai visi menjadi HR Tech company terbesar di Asia Tenggara,” tambahnya.

Mewujudkan visi menjadi HR Tech Company terbesar di Asia Tenggara menjadi tantangan dalam pekerjaan di masa mendatang. “Beberapa investor datang kepada saya untuk membantu saya mewujudkan visi ini, tetapi belum satupun yang saya menemukan ada “Click” diantara kami. Kali ini karena saya tidak ingin mereka hanya memberikan investasinya, namun beberapa tahun kemudian perusahaan ini redup. Saya tak ingin yang dilakukan hanyalah membakar setiap investasi yang ada tanpa pengertian yang benar sehingga pada akhirnya tidak ada yang memegang kendali perusahaan yang sudah saya bangun dari nol ini,” bebernya.

Ia pun meyakini bahwa bidang yang digeluti ini penting dilakukan dan dibagikan kepada masyarakat karena yang ia lakukan membantu pencari kerja mendapatkan pekerjaan impiannya dan di sisi lain membantu perusahaan menemukan karyawan terbaik mereka. Pada akhirnya akan berdampak pada pengurangan tingkat pengangguran bangsa ini, sekaligus ikut mensejahterakan bangsa ini secara kongkrit.

” Untuk habit khusus selama ini, i’m a simple guy & always straight forward akan apa yang harus dilakukan. Untuk mengembalikan mood agar kembali semangat kerja, outdoor activity such as fishing, mountain tracking, camping, dan sebagainya selalu menjadi cara recharging diri saya,” katanya.

Pengagum sosok Jack Ma ini memberikan inspirasi dan sarannya kepada orang yang membaca kisahnya ini. “Lebih dari 20 tahun, saya membangun perusahaan menjadi perusahaan yang membantu banyak orang mendapatkan hidup lebih baik. Saya tidak bilang ini mudah tapi,  dalam mencapai kesukseskan seperti ini, jangan hanya berpikir Anda kerja untuk uang, melainkan bekerjalah karena passion Anda dan keinginan dalam membantu masyarakat. Niscaya, semua proses hasil kerja keras yang Anda lakukan dalam bekerja atau membangun perusahaan sendiri bukanlah hal berat. Untuk saran, jangan pernah berhenti bermimpi, belajar, dan terus melakukan kegiatan positif,” tukasnya.

Peraih The Best Market Driving 2011 ini membocorkan rencana dalam waktu dekat dan impian terbesar ke depan. “Launching versi terbaru dari Karirpad.com sebagai job portal yang dapat membantu para pengangguran menemukan pekerjaan terbaik mereka dan untuk sistem dari karirpad, yaitu ‘Recruitment Management System’ dan ‘Applicant Tracking System’ untuk para rekruter atau HR memudahkan menemukan kandidat yang tepat dan berkualitas. Untuk impian, menolong 50 juta penduduk Indonesia untuk mendapatkan pekerjaan terbaik mereka,” pungkasnya.

Sumber: bernas.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *